Waduh, Ini 7 Tanda Kamu Cuma Jadi Pacar Cadangan!

Waduh, Ini 7 Tanda Kamu Cuma Jadi Pacar Cadangan!

Teena
Thursday, 15 March 2018, 10:00:14 4644 0
Apakah kamu pernah merasa menjadi seorang pacar cadangan? (dok. unsplash)
Apakah kamu pernah merasa menjadi seorang pacar cadangan? (dok. unsplash)

Pernahkah dalam sebuah hubungan, kamu merasa seperti seorang pacar cadangan? Seringkali kamu merasa menjadi orang yang hanya dicari saat dibutuhkan.

Pada dasarnya, dalam sebuah hubungan ada perasaan cinta yang mendasarinya. Namun kadang kamu merasa pasangan tidak memiliki ketertarikan apapun terhadap kamu. Meski begitu, kamu tetap meyakinkan diri bahwa dia juga mencintaimu.

Hal tersebut membuat kamu berpikir jika tidak ada perasaan cinta, dia pasti tidak ingin menjadi pacarmu. Tapi tanpa disadari kamu kini tengah menjadi pacar cadangan seorang pria.

Mengutip lama Cosmpolitan, berikut adalah tanda kamu menjadi pasangan cadangan seseorang. 

1. Pilihan Terakhir

Meski dia mengajak kamu untuk hadir dalam sebuah acara, namun ternyata kamu adalah pilihan terakhirnya. Dia terpaksa mengajakmu karena tidak percaya diri datang datang sendirian. Baginya saat itu yang penting adalah ada yang mendampinginya.

Ini tanda kamu jadi pacar cadangan (dok. unsplash)
Ini tanda kamu jadi pacar cadangan (dok. unsplash)

2. Tidak antusias terhadap ajakanmu

Misalnya, saat kamu mengajaknya untuk menonton film di bioskop. Tapi dia malah memberikan jawaban yang tak pasti, seperti "Liat situasi dulu, ya". Padahal kamu tahu persis dia sangat ingin menonton film itu.

Bisa jadi saat itu dia sedang menunggu ajakan yang sama atau jawaban kepastian dari orang lain, tepatnya dari seseorang yang dia harapkan. Jika dia tidak mendapat ajakan yang sama dari orang yang diharapkannya, dia akan lebih memilih nonton sendiri ketimbang harus bersamamu.

3. Rasa ketertarikannya terhadap kamu berubah-ubah 

Dia selalu bilang mencintaimu. Tapi ada kalanya dia terkesan menjaga jarak denganmu dengan mengatakan belum ingin terlalu serius dalam menjalani hubungan bersamamu. Kita tidak bisa menyalahkannya dengan perasaannya itu, karena bisa jadi dia memang belum siap untuk berkomitmen.

4. Kamu yang mendominasi saat berkomunikasi 

Saat mengobrol, selalu kamu terus yang memulai percakapan dan dia hanya menanggapi. Pun saat kamu menghubunginya melalui pesan singkat, selalu kamu yang mengirimnya terlebih dulu. Sampai akhirnya kamu kehabisan ide untuk topik obrolan dan dia tetap terdiam.

Satu hal yang kamu harus tahu, seseorang yang benar-benar menyukai kamu pasti akan berusaha untuk selalu bisa berkomunikasi denganmu dengan cara apapun. Baginya, berkomunikasi denganmu adalah kesempatan untuk bisa mendapatkan perhatian dan jadi lebih dekat denganmu.

Apakah kamu benar-benar hanya jadi pacar cadangan? (dok. unsplash)
Apakah kamu benar-benar hanya jadi pacar cadangan? (dok. unsplash)

5. Membatalkan rencana

Ajakan-ajakan kencan atau ide-ide untuk menghabiskan waktu berdua di akhir pekan, selalu kamu yang buat. Sedangkan dia selalu berusaha membatalkannya dengan berbagai alasan. Jika tidak, dia mengajak teman-temannya ikut serta dalam acara yang kamu buat. Intinya cuma satu, dia enggan berada bersama kamu, terlebih bila harus berduaan saja.

6. Tidak terkesan dengan pujian 

Misalnya, kamu merasa senang diajak berkencan dan mengucapkan terima kasih kepadanya seraya memujinya. Ternyata, reaksinya biasa saja, dan jawaban yang dia berikan hanya sekedar "Ok", "Iya", atau jawaban-jawaban singkat lainnya.

7. Antusias saat membicarakan lawan jenis 

Saat membahas tentang seseorang, terutama lawan jenis, dia terlihat antusias. Dia bahkan tidak peduli dengan perasaan kamu saat membicarakan dan memuji wanita lain di hadapanmu.

Percayalah, dia melakukan ini secara sengaja. Bukan untuk membuat kamu cemburu, melainkan dia ingin menegaskan bahwa dia tidak ingin berkomitmen denganmu dan masih membuka hatinya untuk wanita lain yang dia harapkan. 

TEMPO.CO

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition