Jangan Sedih Dulu, Ini 4 Sisi Positif dari LDR!

Jangan Sedih Dulu, Ini 4 Sisi Positif dari LDR!

Clarissa Pangestu
Saturday, 10 February 2018, 10:04:46 2266 0
LDR juga ada sisi positifnya kok (dok. potentash)
LDR juga ada sisi positifnya kok (dok. potentash)

Halo para pejuang hubungan jarak jauh alias LDR, gimana kabar kalian hari ini? Sudah bertemu dengan si dia atau masih terus menumpuk rindu sambil menanti waktu untuk bertemu? Yup, menjalani LDR memang menjadi salah satu jenis hubungan yang sangat dihindari banyak orang, bukan hanya sekedar karena rasa rindu yang akan menjadi makanan sehari-hari kamu, tapi juga karena LDR seringkali identik dengan datangnya berbagai masalah yang biasanya didasari karena salah paham dan kurangnya komunikasi.

Eits, tapi tunggu dulu Teens.

Dimana ada poin negatif, pasti disitu juga ada poin positif. Dibalik sjeuta sisi negatif dari LDR, ternyata ada juga lho sisi positif yang bisa kamu dapatkan dari menjalani LDR. Apa saja? Ini dia:

Meningkatkan rasa percaya dan juga kesetiaan

Yup, jarak yang jauh tentu membuat kamu dan pasangan kamu seringkali memiliki selintingan pikiran negatif dan rasa curiga. Tapi dibalik kondisi yang terlihat menyeramkan ini, sebenarnya baik kamu dan pasanganmu sedang sama-sama belajar. Dalam menjalani LDR, kalian berdua membiarkan diri kalian masing-masing untuk lebih mempercayai satu sama lain dan tentunya untuk menjaga komitmen yang sudah kalian miliki. LDR memang akrab dengan salah paham dan kurangnya intensitas pertemuan fisik juga sering jadi pemicu timbulnya permasalahan - tapi saat menjalani LDR inilah kamu diberi sedikit kemudahan untuk melihat sejauh apa baik kamu dan pasangan kamu menghargai dan berkomitmen terhadap hubungan kalian. Toh pada akhirnya, hubungan yang sekonyong-konyong hanya didasari rasa cinta tidak akan bisa berlanjut ke tahap yang serius, bukan?

Menyelesaikan konflik secara baik

Kalau membahas LDR, kita akan selalu kembali pada topik jarak pemisah antara kamu dan pasanganmu. Jarak yang memisahkan kalian berdua itu bisa menjadi bumerang yang akan meruntuhkan komitmen kalian, tapi jarak itu juga bisa menjadi fase pendewasaan bagi kalian berdua dan juga hubungan kalian. Kalau kalian yang sebelumnya tidak menjalani LDR dan tiba-tiba harus LDR, argumen-argumen kecil jelas menjadi makanan sehari-hari kalian. Tenang Teens, argumen itu terjadi bukan tanpa alasan, melainkan karena kalian berdua sedang berada di tahap adaptasi dengan pola hubungan yang berbeda dari sebelumnya.

Komunikasi jarak jauh sudah susah, masa malah mau berantem? (dok. Honey B)
Komunikasi jarak jauh sudah susah, masa malah mau berantem? (dok. Honey B)

Kalau dulu kalian bisa dengan mudah langsung bertatap muka guna menyelesaikan masalah apapun, maka sejak menjalani LDR kalian tidak akan bisa berkomunikasi kecuali melalui SMS, telepon, dan/atau chat. Apa kondisi ini bisa membuat argumen semakin besar? Jelas bisa. Tapi itu kalau kalian tidak bisa berpikir dengan kepala dingin dan membiarkan emosi sesaat mengendalikan kalian. Saat kamu menjalani LDR, sadar atau tidak sadar, kamu akan mulai memikirkan bahwa setiap waktu dan setiap pertukaran pesan serta obrolan menjadi sesuatu yang begitu berharga. Kondisi ini bisa jadi pemicu bagi kamu untuk bersikap sangat sensitif atau bisa juga jadi pembelajaran bagi kamu dan pasangan kamu untuk benar-benar menghabiskan waktu dengan sebaik-baiknya. Yup, LDR seringkali menjadi sarana yang tepat bagi banyak pasangan untuk belajar menyelesaikan masalah dengan membicarakannya baik-baik, dengan kepala dingin, karena tuntutan jarak pemisah yang besar dan juga waktu yang terbatas. Selayaknya melakukan transaksi jual beli yang butuh negoisasi, dalam menjalani hubungan pun kamu butuh negoisasi – bukan cuma sekedar dengan pasangan kamu, tapi juga dengan diri kamu sendiri, dengan egomu.

Terhindar dari rasa jenuh

Sering kan kalian menemukan pasangan yang sedang berada di tahap jenuh karena intensitas pertemuan yang terlalu sering? Nah, bagi kalian para pejuang LDR, salah satu poin positif dari menjalani hubungan jarak jauh adalah semakin minimnya kemungkinan kalian untuk merasa jenuh dengan pasangan. Bagaimana mau merasa jenuh? Berkomunikasi saja kadang menjadi hal yang cukup sulit dilakukan, dimana hal ini jelas membuat kalian berdua menjadi sangat amat menghargai setiap waktu yang berlalu dan tentunya, masing-masing dari kalian selalu punya cerita untuk dibagi dengan pasangan kalian. Terima kasih kepada jarak pemisah dan lingkungan yang berbeda, kalian jadi tidak akan kehabisan topik untuk mengobrol kan?

Selamat, kamu punya me time lebih banyak

KArena pacar jauh, kalian jadi punya waktu me time lebih banyak (dok. sorasarah)
KArena pacar jauh, kalian jadi punya waktu me time lebih banyak (dok. sorasarah)

Setiap manusia jelas membutuhkan apa yang disebut dengan me time, baik itu yang masih sendiri ataupun yang sudah berpasangan. Biasanya sih kaum perempuan membutuhkan me time saat menghadapi masa-masa sulit dan krusial (biasanya berhubungan dengan tuntutan pekerjaan atau sekolah) - hal ini dilakukan agar isi kepala menjadi jernih dan dapat menyelesaikan tanggung jawab dengan baik. Nah, untuk kamu yang sedang menjalani LDR, kamu bisa menghabiskan waktu yang mungkin dulu kamu gunakan bersama dengan pacarmu, menjadi waktu bagi kamu untuk me time. Walaupun terdengar membosankan dan tidak seru, ada kalanya lho kita butuh waktu untuk benar-benar sendiri tanpa ditemani siapapun, termasuk pacar sendiri.

Itu dia beberapa poin positif dari LDR. Gimana Teens? Selayaknya koin dengan dua sisi, hubungan jarak jauh juga memiliki dua sudut pandang: negatif dan positif. Kamu tidak akan pernah benar-benar bisa menghapuskan sisi negatif dari LDR dan kamu juga tidak akan pernah bisa benar-benar hanya sepenuhnya menikmati sisi positif dari LDR, tapi saat kamu mencoba untuk melihat kedua sisi tersebut dengan kepala yang dingin itu artinya kamu dan pasangan kamu sedang melangkah ke sesuatu yang sedikit lebih pasti, tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa, dan membangun pondasi yang lebih kokoh untuk hubungan kalian.

Good luck dan jangan sedih ya kalau kamu menjalani hubungan jarak jauh alias LDR, sebab tetap ada sisi positifnya kok! 

loading...
Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition