Benarkah Madu Bisa Berbahaya Untuk Dikonsumsi? Ini Kata Para Ahli...

Benarkah Madu Bisa Berbahaya Untuk Dikonsumsi? Ini Kata Para Ahli...

Ema Aprilisa
Wednesday, 11 October 2017, 17:07:42 129 0 0
Madu bisa jadi berbahaya? (dok. unsplash)
Madu bisa jadi berbahaya? (dok. unsplash)

Madu memang mengandung banyak zat-zat baik untuk tubuh, tapi sayangnya sebuah penelitian terbaru menunjukkan banyak sampel madu yang dianalisis terbukti mengandung jenis pestisida berbahaya, yaitu neonotinoid. Pestisida ditemukan dalam kandungan madu yang tersebar di seluruh dunia. Sebanyak 75 persen dari sampel madu diketahui terkontaminasi oleh berbagai jenis bahan kimia.

Hal ini tak bisa dianggap sepele karena neonotinoid yang ditemukan pada madu-madu tersebut merupakan insektisida yang sangat beracun dan dapat mempengaruhi sistem syaraf pusat serangga. Pestisida ini juga mengakibatkan kelumpuhan dan kematian pada hewan-hewan tersebut. Jika dibiarkan terus-menerus, populasi serangga bisa berkurang drastis. Hal ini tentu akan berpengaruh pada produksi madu.

Madu bisa mengandung pestisida karena lebah menyerap nektar atau sari bunga pada tumbuhan yang dirawat menggunakan pestisida. Sebab itulah, pestisida akan ikut termakan oleh lebah dan tercampur dalam madu yang dihasilkannya. Meski mengkhawatirkan, Uni Eropa menyebutkan kalau tingkat residu pestisida tersebut masih berada di angka batas wajar. Jadi, kalian yang suka madu tidak perlu takut dengan dampak kesehatan akibat madu-madu berpestisida tersebut. Apalagi pestisida memang diperlukan untuk menjaga tanaman dari hama.

Madu mengandung pestisida? (dok. unsplash)
Madu mengandung pestisida? (dok. unsplash)

Pernyataan tersebut tidak serta-merta membuat orang-orang merasa tenang. Karena penelitian lebih lanjut tentang penumpukkan residu pestisida dalam tubuh manusia, memang belum dilakukan.

Kalau menurutmu gimana Teens, amankah madu yang mengandung pestisida berbahaya itu dikonsumsi?

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition