We Bought A Zoo: Saat Seorang Ayah Tidak Tahu Caranya Berkomunikasi dengan Anak-Anaknya

We Bought A Zoo: Saat Seorang Ayah Tidak Tahu Caranya Berkomunikasi dengan Anak-Anaknya

Clarissa Pangestu
Wednesday, 11 October 2017, 13:00:13 84 0 0
Rekomendasi film kali ini merupakan film We Bought a Zoo, sudah pernah menontonnya? (dok. thoughtsonfilm.co.uk)
Rekomendasi film kali ini merupakan film We Bought a Zoo, sudah pernah menontonnya? (dok. thoughtsonfilm.co.uk)

Kalian sering dengar kalimat kalau seorang ayah mengalami kesulitan berkomunikasi dengan anaknya? Yup, hal itu bukan sekedar isapan jempol belaka, Teens.

Pasalnya, tidak jarang kita dengar atau bahkan rasakan sendiri adanya kesulitan bagi kita untuk berkomunikasi dengan ayah kita sendiri, entah karena kita dan ayah yang jarang mengobrol atau sesederhana karena memang baik diri kita dan ayah bingung bagaimana cara untuk mengungkapkan apa yang ada di dalam kepala kita.

Nah, salah satu film yang menunjukkan bagaimana seorang ayah kesulitan berkomunikasi dengan anak-anaknya adalah We Bought A Zoo. Yup, film yang dirilis pada tahun 2011 ini menceritakan tentang seorang ayah bernama Benjamin Mee (Matt Damon) yang berusaha mengasuh kedua anaknya yaitu Dylan (Colin Ford) dan Rosie (Maggie Elizabeth Jones) setelah istrinya meninggal dunia.

We Bought a Zoo melibatkan aktor Matt Damon dan Scarlett Johansson (dok. YouTube)
We Bought a Zoo melibatkan aktor Matt Damon dan Scarlett Johansson (dok. YouTube)

Di mata kedua anaknya, sang ayah adalah sosok yang supel dan berjiwa petualang, bukan tanpa alasan tapi karena Benjamin bekerja sebagai wartawan kolumnis di sebuah surat kabar. Namun, dibalik sosok sang ayah yang terlihat keren dan selalu kuat, Benjamin sebenarnya dihadapkan dengan masa lalunya bersama sang mendiang istri yang membuatnya sedikit lebih merasa stress dan terpuruk karena ia mengalami kesulitan untuk berdamai dengan masa lalunya itu.

Tidak hanya itu, Benjamin juga mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya sebagai single parent dan juga kewalahan menghadapi beberapa wanita yang mencoba mendekatinya. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya untuk meluangkan waktu lebih banyak dengan anak-anaknya.

Tapi tidak sampai disitu, setelah Benjamin sudah mantap dengan keputusannya untuk berhenti bekerja, ia justru mendapat masalah baru dengan kelakukan anak laki-lakinya yaitu Dylan, yang membuat ulah dan harus dikeluarkan dari sekolahnya.

Di tengah rasa putus asa dan penat itulah, Benjamin akhirnya sampai pada kesimpulan kalau ia dan kedua anaknya harus pindah dari rumah lamanya dan mencari rumah serta lingkungan baru yang lebih tenang. Akhirnya, setelah pencarian panjang, ia berakhir di sebuah rumah besar yang sudah lama tidak dihuni. Rosie, anak perempuannya sangat menyukai rumah itu.

Namun rumah yang ia beli bukanlah rumah biasa! Di dalam rumah itu terdapat kebun binatang yang terlantar beserta dengan koleksi binatangnya yang masih cukup lengkap. Benjamin awalnya ragu untuk membeli rumah itu, tapi begitu melihat Rosie sangat menyukai rumah itu, iadengan mantap memutuskan untuk membeli rumah tersebut.

Tapi lagi-lagi, masalah kembali berdatangan, lokasi rumah yang sangat jauh dari pusat kota membuat Dylan merasa terisolasi untuk tinggal disitu. Hal ini membuat komunikasinya dengan sang ayah, Benjamin, semakin sulit.

We Bought A Zoo merupakan sebuah film ber-genre drama komedi dengan sentuhan tema keluarga di dalamnya. Film ini menghadirkan kelucuan kisah Benjamin bersama kedua anaknya serta bagaimana keluarga kecil ini berusaha untuk membangun komunikasi yang baik satu sama lain.

Tidak hanya tentang keluarga saja, ada juga plot kisah cinta untuk Dylan dan Benjamin yang pasti membuat para penontonnya sedikit lebih merasa gemas sendiri.

Nah, We Bought A Zoo sendiri adalah film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama dan merupakan kisah nyata dari Benjamin Mee lho! Tapi walaupun diangkat dari kisah nyata, plot pada film mendapat sedikit perubahan untuk membuat para penonton semakin tertarik.

Gimana, penasaran dengan We Bought A Zoo? Kalian bisa tonton trailernya di sini:

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition