Kita cenderung mengumpulkan terlalu banyak pernak-pernik dari perjalanan liburan kita. Kartupos, magnet, tiket kereta, koin, dan lain-lain. Semua ingin dijadikan barang bukti liburan istimewa kita.
Nyatanya begitu kembali ke rumah, benda-benda itu telantar. Mau dibuang sayang tapi kok ngga juga diapa-apain.
Lain kali jika kamu berkesempatan jalan-jalan lagi, selektiflah memilih suvenir. Jangan buang uang untuk barang printilan unyu-unyu yang sesampainya di rumah tak terurus. Nah, untuk menghindari kemubaziran seperti itu, Teen dengan senang hati kasih unjuk cara memamerkan suvenir liburan.
Mau jalan-jalan? Bon voyage. Jangan lupa oleh-olehnya yaaaaaaaaaaa.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|



Suvenir perjalanan tidak harus mahal. Kamu bisa membawa oleh-oleh gratisan dari sekitar kamu. Liburan ke pantai? Ambil saja pasir dan kerang. Sesampai di rumah, cari botol untuk menaruhnya. Jejerkan pasir dan kerang serta batu dari berbagai pantai. Pasti unik dong ah.
Cetak foto di secarik kain dan jahitlah sebagai sarung bantal, tirai, atau apa saja.
Toples kenangan adalah ide menarik untuk menyimpan pernak-pernik liburan yang bingung mau diapakan. Tiket MRT, koin, apa saja deh bisa dipajang di dalamnya.
Belilah suvenir sejenis dalam beragam ukuran dan jajarkan di atas meja. Kesannya lain dari yang lain.
Untuk kesan dramatis, cetak foto perjalanan kamu dalam jumlah banyak. Buatlah kolase dan bingkai lalu senderkan di dinding ruang tamu.

