Jumat Manis Diiringi Siang Gerimis

Jumat Manis Diiringi Siang Gerimis

Anya Prajna
Saturday, 15 July 2017, 18:58:59 242 0 0
Jumat Manis Diiringi Siang Gerimis (dok. unsplash)
Jumat Manis Diiringi Siang Gerimis (dok. unsplash)

Setiap muntahan kata, kini lebih terdengar duka

Kabar mentari yang bahagia menyinari kini dirundung perasaan bahwa ia ingin sendiri

Sembari mengingat semburan halus yang berbuah manis kala Selasa sore itu sedang gerimis

 

Selasa esok tepatnya berujung 3 tahun, terkikis,teringat, terpaku pada angka delapan belas

Sampai setiap Selasa-Selasa yang kulalui sendiri,

Kuyakinkan diri di setiap kaki ini melangkah, kamu lah akhir.

 

Pertengahan bulan kala itu menjadi tolak ukur untuk kebahagiaan tak berujung

Ironis yang ku tahu kini kisah tersebut bak tergantung karna salah satu memperhtikan untung.

Tak lagi tahu mana awal dan akhir, duka dan bahagia, kira ketara tawa terperangkap sesak dalam dada.

 

Deru waktu membawa ku terbawa arus ke dalam mu

Terlanjur basah, kini aku menyelami sakitnya kehilangan sosok manis itu.

Pelengkap di senang riangku, obat di setiap perih sakit ku.

 

Yang tercetak jelas bukan sadar akan tidak adanya langkah kaki yang dulu mengiringi

Sedih matahari yang kau tanami kini tak mau bersinar lagi

Sampai habis energi, panas yang ia beri tidak menghalangimu untuk pergi.

 

Matahari kini membidik pohon untuk tempatnya bernaung

Karena padang rumput yang selama ini ia siangi tak lagi memberi ruang untuk bergaung.

 

Salam disampaikan dari mataharimu yang terlanjur menggigil kedinginan. 

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition