Fenomena Salah Pesanan di Restoran Maggie's Tokyo

Fenomena Salah Pesanan di Restoran Maggie's Tokyo

Ema Aprilisa
Thursday, 15 June 2017, 18:19:26 6747 0 0
Di Maggie's Tokyo sering salah pesanan, ternyata ini alasannya. (dok Maggie's Centres)
Di Maggie's Tokyo sering salah pesanan, ternyata ini alasannya. (dok Maggie's Centres)

Pernah dengar tentang restoran Maggie's di Tokyo, Teens? Nah, pernah nggak Teens, kamu merasa kesal bahkan marah, saat makanan yang kamu pesan di restoran datang ke mejamu tidak sesuai pesanan?

Kadang harus mengantri, menunggu lama untuk sepiring makanan favoritmu, ternyata pelayan membawakan makanan lain. Jelas bikin malas makan dong, ya. Bisa-bisa kamu akan mem-blacklist tempat makan itu dan bertekad nggak akan balik lagi ke sana.

Kalau di tempat lain pelanggan bakal merasa demikian, lain halnya di sebuah restoran dengan konsep unik yang terletak di Jepang. Tempat makan bernama Maggie's Tokyo ini memang dikenal punya konsep seru yang berubah-ubah tiap bulannya. Kali ini, pop-up restaurant populer itu memutuskan untuk mempekerjakan pelayan yang mengidap demensia.

Hasilnya, kalau restoran lain menuntut pelayanan serba cepat dan tepat untuk menggaet pelanggan, di Maggie's Tokyo malah sebaliknya. Hal yang biasa kalau makanan yang datang berbeda dengan pesanan pelanggan. Belum lagi, jika pesanan mereka tidak segera datang, pelanggan dilarang protes.

Pelayan yang dipekerjakan adalah nenek-nenek berusia lanjut yang mengalami kondisi degeneratif alias penurunan fungsi otak. Hal ini menyebabkan mereka sering lupa, keliru, kadang dengan kondisi emosional yang tidak stabil. Kondisi ini dinamakan demensia. Keputusan mempekerjakan orang-orang dengan demensia bukan asal dilakukan oleh pemilik "The Restaurant of Order Mistakes" itu.

Menurutnya, penderita demensia kerap dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang. Ia ingin megubah pandangan itu dengan mempekerjakan orang-orang berusia lanjut.

Karena penasaran, food blogger Mizuho Kudo mengunjungi restoran tersebut. Sesuai dengan reputasinya, Mizuho Kudo membuktikan kalau pelayanan restoran ini memang lain daripada yang lain. Awalnya ia memesan hamburger tapi yang datang malah seporsi pangsit gyoza yang menurutnya sangat enak. Walaupun telah melakukan kesalahan, pelayan di restoran tersebut seperti tak mengetahuinya. Namun mereka tetap ramah melayani pelanggan dan bertindak biasa saja, seperti tidak terjadi apa-apa.

Setelah berhasil dengan project demensia-nya selama 2 Juni sampai 4 Juni lalu, rencananya sang pemilik akan membuat project baru lagi. Pencetus Maggie's Tokyo ini diketahui sedang menggarap konsep untuk restorannya untuk di-launching bertepatan dengan Hari Alzheimer Sedunia yang jatuh pada 21 September mendatang.

Kira-kira dia mau bikin konsep restoran yang gimana lagi ya, Teens?

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition