3 Alasan Mengapa Gorengan Tak Dianjurkan untuk Menu Berbuka Puasa

3 Alasan Mengapa Gorengan Tak Dianjurkan untuk Menu Berbuka Puasa

Ema Aprilisa
Thursday, 15 June 2017, 14:05:40 247 0 0
Suka buka puasa pakai gorengan? (dok. What4eats)
Suka buka puasa pakai gorengan? (dok. What4eats)

Makan gorengan saat berbuka puasa sepertinya wajib bagi orang Indonesia. Rasanya belum lengkap jika setelah meneguk minuman segar, kita tidak menyantap makanan yang umumnya berasa gurih itu ya, Teens.

Namun siapa sangka, dibalik kelezatan menyantap gorengan saat berbuka, ada resiko kesehatan yang tidak bisa dibilang enteng.

Gorengan Sulit Dicerna

Kandungan lemak dalam minyak yang ada pada gorengan membuat makanan ini sulit dicerna. Apalagi jika kita mengonsumsinya langsung setelah berbuka alias menjadi makanan pertama. Pencernaan kita tentu akan terbebani dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi pada gorengan. Hal ini juga akan mengganggu dan menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang selanjutnya kita konsumsi saat berbuka.

Selain itu, karena gorengan lebih sulit dicerna, tubuh kita akan semakin lama menunggu penyerapan nutrisi. Kondisi ini akan direspon tubuh dengan memberi sinyal rasa lapar. Akibatnya, kita jadi mengonsumsi lebih banyak makanan untuk merasa kenyang.

Memicu Naiknya Asam Lambung dan Sembelit

Buat kamu yang memiliki masalah dengan asam lambung, sebaiknya hindari memakan gorengan saat berbuka. Sebabnya, kandungan lemak jenuh yang ada pada gorengan dapat merangsang produksi asam lambung.

Kelebihan asam lambung akan menyebabkan heartburn atau perasaan panas di sekitar ulu hati. Selain itu, gorengan yang miskin kandungan serat juga akan menghambat gerak peristaltik saluran pencernaan sehingga bisa menyebabkan konstipasi atau sembelit.

Penyebab Berbagai Penyakit Kronis

Saat masih muda, makan gorengan mungkin tidak terlalu berdampak secara langsung untuk kita, Teens. Namun, lemak jahat atau Low-Density Lipoprotein (LDL) yang terdapat di makanan murah meriah ini bisa menumpuk dalam tubuh. Selain menimbulkan kegemukan, lemak jenis ini bisa menyebabkan pembentukan plak pada pembuluh darah.

Plak atau kerak inilah yang menghambat aliran darah dan dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Proses pengolahan makanan pada suhu tinggi juga akan memicu terbentuknya zat karsinogenik. Oleh karena itu, gorengan yang lezat itu bisa menjadi penyebab kanker.

Jadi, agar lebih sehat selama bulan puasa ini, sebaiknya kurangi mengonsumsi gorengan. Toh masih banyak makanan lain yang tak kalah lezat untuk berbuka, misalnya puding, dimsum, jajanan tradisional yang dikukus atau direbus, kolak, dan buah-buahan.

Gimana, masih mau buka puasa pakai gorengan, Teens?

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition