Bahaya Parabean yang Terkandung dalam Kosmetik dan Produk Perawatan Tubuh

Ema Aprilisa
Thursday, 12 January 2017, 12:28:22 230 0 0

Teens, kosmetik atau produk perawatan tubuh yang terbuat dari campuran berbagai bahan kimia sudah menjadi sesuatu yang lekat dengan tubuh kita sehari-hari. Campuran zat kimia dalam produk-produk tersebut memang tidak semuanya memiliki dampak negatif, tapi beberapa diantaranya seperti parabean telah diketahui punya dampak buruk bagi tubuh.

Parabean  adalah sejenis pengawet yang  bisa ditambahkan dalam produk kosmetik untuk mencegah timbulnya jamur dan bakteri serta membuat kosmetik dapat bertahan dalam jangka waktu lebih lama. Methylparaben, propilparaben, dan butylparaben adalah jenis paraben yang paling umum digunakan dalam produk kosmetik. Biasanya, lebih dari satu paraben dapat kamu temukan dalam satu produk kosmetik. Lalu apa sih dampak buruk yang bisa ditimbulkan dari bahan dalam kosmetik ini?

Meningkatkan Estrogen

Estrogen merupakan hormon dalam tubuh, yang tedapat lebih banyak pada wanita, sedangkan parabean termasuk zat kimia yang mirip estrogen atau disebut xenoestrogen. Apabila parabean terserap masuk melalui kulit maka tubuh akan merespon sama seperti estrogen. Kondisi ini dapat menyebabkan kekacauan mekanisme hormonal, apabila estrogen dalam tubuh tinggi dapat meningkatkan resiko kanker seperti kanker payudara, kista ovarium atau gangguang siklus menstruasi.

Mengganggu Kesehatan Reproduksi

Tak hanya pada wanita saja, parabean juga berpotensi mengganggu kesehatan reproduksi pria. Jenis propylparaben dan butylparaben yang bisa terdapat pada produk berbasis cair dapat mengurangi produksi sperma dan memicu penurunan tingkat hormon testosteron. Hal tersebut dapat berakibat buruk bagi reproduksi pria karena menghambat pematangan sperma.

Memicu Kanker Kulit

Menggunakan produk yang mengandung methylparaben dapat memicu kerusakan sel-sel kulit. Senyawa parabean jenis ini tidak dapat dikeluarkan atau diuraikan oleh tubuh dengan sempurna sehingga berpotensi menumpuk di dalam tubuh. Apabila penumpukan methylparabean terus meningkat, maka dapat memicu kanker kulit. Penelitian yang dilakukan ilmuwan Jepang pada 2008 juga menyebutkan jika senyawa ini bereaksi dengan sinar UV B maka akan meningkatkan resiko penuaan kulit dan kerusakan DNA.

 

Meskipun penggunan parabean dalam industri kosmetik sudah diatur, namun bahayanya tetap perlu kamu waspadai. Mulai sekarang cobalah lebih cermat membaca komposisi bahan dalam produk kosmetik yang kamu gunakan. Tidak ada salahnya kan Teens, mengurangi produk berparabean untuk menjaga kesehatan tubuh jangka panjang?

Komentar
Signin/Signup

Selamat Datang di teen.co.id

Jika tidak dapat login/signup akun, silahkan kontak kami
Twitter: @teencoid, Facebook: TeenIndonesia, Email: teen@teen.co.id

Term & Condition